PERLUNYA PENGAMANAN SISTEM

Komputer yang terhubung ke jaringan sangat potensial diakses oleh pengguna yang tidak berhak, atau yang sering disebut sebagai ”hackers”. Berdasarkan hasil riset dan survei serta berbagai laporan tentang kejahatan komputer yang terjadi dewasa ini, diketahui bahwa tidak ada satu pun jaringan komputer yang diasumsikan 100 persen aman dari serangan virus komputer, spam, e-mail bomb, atau diterobos langsung oleh para hackers. Sangat sulit mencari angka yang pasti tentang peristiwa kejahatan seperti ini karena banyak menyangkut publikasi negatif pada suatu sistem jaringan. Berikut adalah sekedar ilustrasi:

• 1996. FBI National Computer Crime Squad, detected computer crime 15%, only 10% of that number is reported.
• 1996. American Bar Association: survey of 1000 companies, 48% experienced computer fraud in the last 5 years.
• 1996. United Kingdom, NCC Information Security Breaches Survey: computer crime increased 200% from 1995 to 1996.
• 1997. FBI: computer crime case in court increased 950% from 1996 to 1997, convicted in court increased 88%.

Masih berdasarkan catatan statistic, para pelaku kejahatan computer menurut CSI/FBI Computer Crime and Security Survey pada tahun 1999 adalah:
1. Disgruntled employees 86%
2. Independent hackers 74%
3. Competitors 53%
4. Foreign Corporations 30%
5. Foreign Governments 21%

Bagaimana dengan di Indonesia? Banyak sekali situs-situs di Indonesia yang sudah pernah “diobok-obok” oleh para vandal, dan pernah tersiar berita bahwa ada cracker Indonesia yang tertangkap di Singapura. Disamping itu, berdasarkan statistic kejahatan komputer, Indonesia masuk dalam ranking (2%) yang mencoba melakukan attack terhadap situs web di luar negeri, terutama Amerika Serikat.

Berdasarkan data tersebut, muncul berbagai pertanyaan terkait dengan pengamanan system jaringan computer seperti: Apakah jaringan computer itu cukup aman? Apakah aman bila melakukan proses perijinan melalui jaringan computer tanpa khawatir seseorang mencuri informasi tentang perusahaan yang akan dibangun? Apakah mungkin seseorang mengetahui password orang lain dan menggunakannya tanpa ketahuan?

Dapatkah sesorang mencuri atau memanipulasi file orang lain? Dapatkah kita mempunyai sebuah jalur komunikasi yang aman di Internet? Apa yang harus dilakukan untuk mengamankan sistem jaringan komputer? dan sebagainya. Untuk menjawab semua pertanyaan tersebut sangatlah tergantung dari tingkatan permasalahannya sendiri, yang sangat tergantung kepada setiap kasus yang terjadi.

Pada dasarnya kita semua menginginkan privasi, keamanan, dan perasaan aman dalam hidup, termasuk dalam penggunaan jaringan komputer. Kita mengharapkan hasil pekerjaan kita aman dan jauh kemungkinan untuk dicuri, di-copy, atau dihapus. Kita juga menginginkan keamanan pada waktu saling kirim e-mail tanpa khawatir ada pihak tidak bertanggung jawab (malicious users) yang dapat membaca, mengubah atau menghapus isi berita e-mail tersebut.

Pengamanan juga diperlukan sebagai akibat tidak dapat dijaminnya suatu sistem 100% akan bebas dari kerusakan fisik seperti kerusakan media penyimpanan (hard-disk), kerusakan sistem, bencana alam, dan sebagainya.


Reaksi: 

Related

Security System 2287713720630670704

Posting Komentar

Layanan komentar untuk blog orangmajalengka. Silakan tulis komentar Anda di bawah

emo-but-icon

Follow Us

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item