Sekilas Cara Membuat Situs

Dalam artikel ini akan diulas beberapa hal yaitu :
1. Terminologi dinamis dan statis
2. Persiapan
3. Pembangunan
4. Hosting
5. Upload
6. Maintenance

Dinamis, statis?
Sebelum memulai pembuatan situs, Anda harus punya bayangan bagaimana halaman-halaman situs Anda nantinya. Terutama dalam hal apakah halaman situs Anda nantinya bersifat statis atau dinamis. Halaman yang statis akan selalu memunculkan tampilan dan isi yang sama tanpa membedakan hal-hal yang berkaitan dengan pengaksesan halaman tersebut misalnya usernya siapa, kapan waktu akses, privelege user dll. Halaman statis juga tidak terkoneksi dengan database. Keuntungan halaman yang sifatnya statis adalah mudah dalam pembuatannya. Penulisan kode sampai desain tampilannya relatif mudah dilakukan. Bahkan dengan software web authoring semacam Macromedia Dreamweaver, Anda bisa mendesain halaman web nyaris tanpa harus menuliskan kode-kode html.
Kerugian halaman statis adalah menyatunya antara tampilan dengan informasi. Anda tidak bisa mengubah data tanpa bersentuhan dengan masalah tampilan halaman tersebut secara langsung. Hal ini akan sangat menyulitkan jika data berupa daftar tertentu yang sering berubah-ubah. Tentunya akan sangat merepotkan jika kita akan mengubah isi saja dari halaman tersebut tetapi harus berurusan dengan lebar tabel, jumlah kolom dan baris tabel, bullet and numbering, dan format tampilan lainnya.
Jika halaman situs nantinya akan terkoneksi dengan database atau memiliki rutin-rutin tertentu layaknya program aplikasi seperti pemanggilan fungsi, looping, pengecekan kondisi if-then dll, dan bisa menampilkan informasi secara dinamis Anda harus menggunakan script. Untuk itu Anda tidak hanya harus tahu bahasa html, akan tetapi juga harus familier dengan logika pemrograman dan menguasai salah satu bahasa scripting.
Halaman dinamis memberikan keuntungan lebih banyak dalam waktu jangka panjang. Memang waktu, pikiran dan tenaga yang dibutuhkan untuk tahap pembangunan lebih banyak. Akan tetapi hal ini akan terbayar lunas beserta keuntungannya dengan kemudahan update informasi, pengembangan yang mudah, fleksibilitas yang luas, dan situs kita akan tampak lebih cerdas.

Persiapan
Untuk perangkat keras, yang Anda perlukan cukup satu buah komputer yang nyaman digunakan. Software yang Anda butuhkan adalah software web server, bahasa script web, software database (jika Anda akan menggunakan database dalam situs Anda), dan editor untuk script yang Anda gunakan. Dengan web server, Anda bisa mengakses file-file web seakan-akan Anda benar-benar terkoneksi ke internet, selama file-file tersebut terdapat di localhost. Bahasa script digunakan jika Anda akan membuat situs yang dinamis, jika tidak, maka Anda tidak memerlukan bahasa script. Untuk editornya, Anda bisa menggunakan notepad atau software editor lainnya, dengan catatan file yang Anda simpan harus disesuaikan ekstensinya. Sebaiknya Anda menggunakan editor yang sudah dilengkapi dengan syntax highlighting dan bisa menampilkan output tampilan secara langsung. Kombinasi yang populer digunakan dan sudah penulis coba adalah Apache Web Server (www.apache.org) sebagai server, PHP (www.php.net) sebagai bahasa scriptnya, MySql (www.mysql.com) sebagai database dan editornya adalah Quanta Plus (http://quanta.sourceforge.net). Software-software tersebut dapat Anda gunakan secara gratis dan legal. Quanta adalah software web authoring yang sangat mudah digunakan. Coding dan designing bisa dilakukan sekaligus dengan sangat menyenangkan. Jika Anda menggunakan Linux Mandrake v.10, program-program tersebut terdapat dalam CD instalasinya (biasanya 5 cd).
Untuk sistem operasi Windows, Anda cukup menginstal PHPTriad. PHPTriad layaknya sebuah paket software yang berisi Apache web server, PHP, MySql Database dan program pendukung seperti PhPMyAdmin. Akan tetapi PHPTriad belum dilengkapi dengan editor php. Anda bisa menggunakan software tertentu yang ragamnya sangat banyak misalnya Macromedia Dreamweaver, Edit Plus dll.

Pembangunan Situs
Selanjutnya Anda bisa memulai membuat halaman-halaman situs Anda. Jika sistem operasi Anda adalah Windows dan Anda menggunakan Apache sebagai server, maka simpanlah file-file halaman situs Anda di folder C:/apache/htdocs. Setelah apache dijalankan, file atau folder dalam C:/apache/htdocs dapat diakses melalui web browser dengan menuliskan alamat http://localhost/file_or_folder_name. File database MySql tersimpan di folder C:/apache/mysql/data.
Untuk sistem operasi Linux (penulis menggunakan Linux Mandrake v.10) simpan file-file situs Anda di /var/www/html, sedangkan file database MySql akan tersimpan di /var/lib/mysql. Jika apache sudah berjalan maka file dalam /var/www/html dapat diakses menggunakan web browser dengan alamat http://localhost/file_or_folder_name.
Cara termudah mengembangkan situs adalah dengan menggunakan CMS (Content Management System). Dengan menggunakan CMS Anda tidak perlu membuat situs dari nol. Anda cukup mengkonfigurasi CMS tersebut agar sesuai dengan keinginan Anda. Anda tinggal mengisikan data-data yang akan Anda tampilkan dalam situs Anda. Salah satu CMS yang populer adalah PHP-Nuke (http://phpnuke.org). CMS ini bisa berjalan segera setelah Anda mengkopikan file-filenya ke dalam folder yang sudah ditentukan seperti pada keterangan paragraf sebelumnya dan database untuk PHP-Nuke selesai dibuat serta dikonfigurasi. Keterangan dan petunjuk instalasinya terdapat dalam paket PHP-Nuke. Anda dapat dengan mudah menambahkan atau mengurangi fitur-fitur dalam PHP-Nuke, yaitu dengan cara menginstal dan mengaktifkan modul tertentu, atau dengan menguninstal atau mendeaktifkannya. Pada umumnya CMS sudah dilengkapi dengan fasilitas login dan pendaftaran member, pengiriman artikel, buku tamu, data statistik, administrasi situs, theme, feedback serta beragam fasilitas menarik lainnya.
Kekurangan penggunaan CMS adalah pada tampilannya. Tampilannya terkesan umum dan mungkin kurang artistik. Untuk mengatasinya, tambahkan gambar atau animasi dalam halaman Anda atau Anda membuat themes sendiri sesuai dengan citarasa Anda. Untuk melakukan ini Anda harus mempunyai keahlian desain sekaligus menguasai bahasa script CMS yang Anda gunakan.

Hosting
Tentunya agar situs Anda dapat diakses oleh orang banyak, Anda harus menguploadnya. Agar bisa diupload, Anda harus mempunyai host dan agar situs Anda bisa diakses Anda harus mendaftarkan nama domain Anda misalnya www.nurulummah.com. Upload adalah proses transfer data dari komputer lokal ke komputer server atau host. Host adalah server yang menyediakan space untuk menyimpan file-file Anda, sedangkan nama domain adalah nama situs Anda nantinya. Host dan nama domain dapat Anda dapatkan dengan gratis. Akan tetapi biasanya akan ada iklan dari penyedia hosting gratisan, yang tampil di situs Anda. Jika hal ini tidak Anda kehendaki, Anda bisa menyewa space dan domain pada host tertentu. Untuk spesifikasi umum dengan space 50 MB harga sewa satu tahun sekitar 250 ribu rupiah. Sedangkan untuk nama domain harga sewa satu tahun sekitar 100 ribu rupiah. Harga tersebut sangat bervariasi tergantung penyedianya, untuk silahkan cari informasi di internet.

Upload
Setelah Anda mempunyai space pada host tertentu, Anda dapat mengupload file-file Anda. Cara yang termudah dengan menggunakan software ftp (file transfer protocol). Untuk sistem operasi Windows misalnya wsftp, aceftp dll. Untuk Linux Anda bisa menggunakan software gftp atau kbear. Untuk bisa terkoneksi dengan host, Anda perlu memasukkan data hostname, username, password dan port (biasanya port 21) pada software ftp yang Anda gunakan. Hostname, username dan password akan Anda dapatkan dari host tempat Anda menyewa space
Setelah koneksi terjalin simpanlah file-file situs Anda (tidak termasuk file database) biasanya di folder public_html pada server. Proses ini akan memakan waktu cukup lama tergantung besarnya file yang yang Anda upload dan bandwith internet Anda. Selanjutnya jika Anda menggunakan database, Anda perlu mengimpor file database dari database Anda di localhost ke database Anda di server. Biasanya dengan menggunakan cara sql dump. Setelah file situs dan database selesai diupload, Anda masih perlu mengkonfigurasi database_host, database_username, database_password dan lainnya tergantung jenis database yang Anda gunakan. Jika langkah-langkah tersebut tidak ada kesalahan maka situs Anda sudah dapat diakses menggunakan alamat/nama domain yang sudah Anda tentukan sebelumnya.

Maintenance
Agar situs Anda tetap menarik dan segar, Anda harus merawatnya dan melakukan update secara berkala. Perawatan bisa dilakukan misalnya dengan memperbaiki celah keamanan. Atau jika Anda menggunakan CMS, lakukan update CMS Anda segera setelah keluar update dari situs CMS yang Anda gunakan. Ubah themes secara berkala agar situs Anda tidak membosankan. Update informasi dalam situs Anda agar pengunjung bisa menemukan hal yang baru setiap mengakses situs Anda. Jika Anda ingin mendownload database di server dan memasukkannya di komputer lokal, lakukan export pada database Anda di server, kemudian import ke database lokal Anda. Dengan cara ini Anda dapat melakukan administrasi situs dengan cepat. Akan tetapi tidak dianjurkan melakukan impor pada database server dari database lokal, dikarenakan mungkin saja data di server yang baru masuk selama proses administrasi di komputer lokal tertumpuki oleh data lama dari komputer lokal.

Oleh:
Amrullah
ngamroe@yahoo.com
Reaksi: 

Posting Komentar

  1. ass kang wah udah lama kita gak nteraksi. gimana kabarnya hari ini??? apa kabar juga majalengka? kangen juga pulang ke majalengka

    BalasHapus
  2. wah kang anas kamanwa wae???? bakudara gura munculkeun dai

    BalasHapus

Layanan komentar untuk blog orangmajalengka. Silakan tulis komentar Anda di bawah

emo-but-icon

Follow Us

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item